Tuesday, October 23, 2012

Hello Parmad!

How time flies! Tak terasa 3 bulan lebih waktu liburan semester genap telah berlalu, meninggalkan rutinitas kampus untuk berlibur, bekerja/magang atau sekedar berleha - leha di kampung halaman. Kini kita kembali memasuki awal baru semester gasal, untuk kesekian kalinya bagi sebagian besar mahasiswa atau yang pertama kali bagi mahasiswa angkatan pertama. Wajah – wajah baru yang sekarang turut menghiasi euphoria kampus.

Tidak terlihat perbedaan signifikan antara mahasiswa baru dengan para senior kecuali antusiasme mereka. Liburan yang panjang kerap mengikis semangat untuk kembali menjalankan rutinitas di kampus. Apalagi ketika baru saja memulai jadwal baru perkuliahan berbagai tugas sudah menanti tuk segera dituntaskan. Bertemu dengan teman - teman, saling berbagi cerita dan pengalaman baru selama menghabiskan liburan mungkin bagian yang paling menarik untuk kembali menginjakkan kaki di kampus. Seperti halnya teman - teman, Parmagz juga ingin berbagi cerita yang didapat oleh para indera di awal perkuliahan semester ini.

INDEPENDEN! Tema yang diangkat untuk menjadi inti dari setiap tulisan yang dimuat kali ini. Independen dimaknai; bebas, mandiri tetapi tetap kritis. Bagaimana Tta Paramadina tetap dapat melanjutkan misi untuk mengikuti festival tari di Eropa dengan minimnya dukungan kampus? Bagaimana posisi mahasiswa di masyarakat khususnya dalam menyingkapi kampanye politik? Bagaimana tingkat kepopuleran SEMA? Dan kegiatan Parmagz mengembangkan program kerja baru secara independen.

Mengutip kalimat yang sering dilontarkan oleh Pak Rektor, Anies Baswedan. “Masa depan bangsa ini ada di tangan kita, para generasi muda.” Mahasiswa berada dalam posisi yang bebas dari segala bentuk kepentingan dan intervensi kekuasaan. Sehingga seharusnya suara mahasiswa adalah bentuk aspirasi kritis mewakili masyarakat yang mendukung kepentingan banyak orang.

Birokrasi dalam hal pengajuan dana yang rumit misalnya bukan menjadi kendala untuk tetap berkarya. Bahkan ini dapat memicu semangat untuk lebih kreatif berpikir dalam mewujudkan target. Karena bagaimana pun kerikil yang menjadi penghalang untuk setiap usaha pada akhirnya berkontribusi menciptakan sebuah pengalaman luar biasa.

Last but not least! Selamat datang mahasiswa baru Universitas Paramadina! Individu – individu yang kelak menjadi partner bahkan rival baru dalam berkarya. Selamat berjuang menjadi mahasiswa seutuhnya. Independen. Kritis. Serta berkontribusi bagi masyarakat.

Selamat membaca.
Salam,
Redaksi


*Tulisan Pertama untuk Buletin Pertama Parmagz, 1 Oktober 2012*

No comments:

Post a Comment