*Ini esai
yang saya tulis untuk memenuhi salah satu syarat memilih salah satu peminatan
di Jurusan Ilmu Komunikasi di kampus (Universitas Paramadina).
Sejak kecil, saya dikenal sebagai
anak yang lincah, periang dan suka menjadi pusat perhatian. Meskipun sekarang
rasa percaya diri itu kian berkurang, bahkan terkadang seperti hilang. Hilang
ketika dihadapkan ke dalam 5 pilihan peminatan ini.
Tak heran bila seorang anak kecil
memiliki kepercayaan diri yang tinggi, selain belum punya rasa malu, mereka
belum merasa dibebani dengan tanggung jawab. Menurut orang tua, saya tidak
seperti anak kecil pada umumnya. Saya tahu apa yang saya suka dan terbiasa
menentukan pilihan saya sendiri.
Memilih Jurusan Ilmu Komunikasi
ketika mendaftarkan diri sebagai calon penerima Paramadina Fellowship, salah
satu program beasiswa Universitas Paramadina, adalah keputusan terbesar yang
saya lakukan di tahun 2010. Seperti biasa, saya yakin dengan pilihan saya.
Orang tua saya juga sangat menaruh kepercayaan atas pilihan tersebut.
Tentu tidak serta merta langsung yakin, sebelumnya saya melewati banyak rasa
gundah, khawatir saya memilih.
Sekarang, ketika harus menentukan
pilihan lagi, yang mungkin menjadi salah satu keputusan terbesar saya di 3
tahun ke depan. Orang tua saya tetap tidak ingin memaksakan kehendak mereka,
semua keputusan ada di tangan saya. Sikap kedua orang tua saya ini
mungkin yang secara tidak langsung telah mengajarkan saya makna konsekuensi dan
tanggung jawab.
Bukan hanya Public Relation (PR), saya juga tertarik dengan 4 peminatan
lainnya. Bagaimana tidak? Kelima peminatan ini saling berhubungan dan basic sama yaitu Ilmu
Komunikasi. Saya sangat menyukai bidang ini, dan terobsesi tuk menguasai semua
bagiannya.
Kenapa PR? Menurut orang
kebanyakan atau kaum awam, PR itu hanya pintar berbicara dan menarik perhatian
dengan tampilan luar mereka yang meyakinkan.
Saya memilih PR karena, Pertama;
Saya ingin mengubah persepsi kaum awam tersebut, mungkin termasuk keluarga
saya. Menurut saya, PR bukanlah sebatas apa yang terlihat, didengar dan
ditangkap oleh indera, tetapi lebih kepada solusi dan inisiatif yang
ditawarkan. Saya percaya bahwa PR adalah salah satu tonggak keberhasilan
seseorang, sebuah organisasi atau suatu instansi. Kedua; Saya suka
berinteraksi dengan banyak orang. Saya senang mengenal banyak kepribadian dan
menaklukkannya sehingga berteman baik dengan saya. Ketiga; Saya suka
menulis. Kompetensi seorang PR dapat dinilai dari setiap tulisannya. Tidak
hanya itu, saya juga ingin
menciptakan sejarah baru PR di
era saya kelak melalui tulisan. Semoga!
No comments:
Post a Comment